MASAMBA — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, meminta para Kepala Perangkat Daerah (PD) agar tetap mengawal dan mendampingi Kontingen Porprov Luwu Utara yang akan berlaga di ajang bergengsi Porprov XVIII Sulsel yang dipusatkan di Kabupaten Wajo dan Bone.

Penegasan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet yang berlaga di Porprov)XVIII Sulsel ini disampaikan Bupati saat melepas secara resmi Kontingen Luwu Utara pada Rabu, 4 November 2026, di Aula La Galigo Kantor Bupati Kabupaten Luwu Utara. 

Dalam arahannya, ia secara khusus menginstruksikan seluruh Kepala PD yang ditugaskan sebagai pendamping agar tidak mengendurkan pengawalan dan senantiasa siaga mendampingi kontingen selama perhelatan olahraga bergengsi tersebut berlangsung mulai 7 – 14 November.

Instruksi tegas ini disampaikan agar kontingen yang berkekuatan lebih 300 orang, terutama para atlet yang menjadi ujung tombak perjuangan, bisa mendapatkan jaminan kenyamanan, fasilitas yang memadai, serta kemudahan dalam setiap kebutuhan mobilitas mereka.

Porprov tahun ini diselenggarakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Wajo dan Bone. Mengingat medan perjuangan terbagi serta mobilitas kontingen yang cukup besar, Bupati meminta pimpinan PD turun langsung memastikan persiapan teknis maupun non-teknis berjalan lancar.

“Saya minta juga kepada seluruh pimpinan perangkat daerah (PD) yang diberikan tanggung jawab agar tetap mengawal seluruh atlet untuk tampil di Porprov XVIII Sulsel di Wajo dan Bone,” tegas Andi Rahim di hadapan para Kepala PD yang hadir di acara pelepasan kontingen.

Ia tegas meminta agar kebutuhan Kontingen Luwu Utara terpenuhi dengan maksimal. “Persiapkan apa yang dibutuhkan untuk memudahkan perjalanan mereka, kemudian kembali dengan selamat, dan pulang membawa prestasi membanggakan bagi Luwu Utara," tegas Bupati. 

Kehadiran para Kepala PD di lapangan nanti diharapkan mampu menjadi penyemangat psikologis, sekaligus solusi cepat apabila para atlet menghadapi kendala di lapangan. Bupati juga membakar semangat para atlet dengan menyiapkan bonus Rp15 juta bagi peraih medali emas.

Janji reward ini disambut antusias oleh para atlet. Angka ini menjadi bukti bahwa keringat dan kerja keras para atlet sangat dihargai. Dengan kekuatan lebih 300 orang, terdiri dari atlet, pelatih, official, dan pendamping, Luwu Utara datang dengan tekad untuk meraih prestasi.

Koordinasi yang solid antara atlet, official, dan Kepala PD yang mengawal diyakini menjadi kunci utama dalam meminimalisir kendala, menjaga kondisi fisik maupun mental atlet, serta membuka lebar peluang untuk mendulang prestasi maksimal di Porprov XVIII Sulsel kali ini. 

Seluruh masyarakat Luwu Utara kini menaruh harapan besar agar kontingen kebanggaan mereka dapat bertanding sportif, mengharumkan nama daerah, serta kembali ke Bumi La Maranginang dengan membawa deretan medali prestasi, beserta keselamatan kontingen. (LHr)