MAJENE - Upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan harmonis terus dilakukan jajaran Polres Majene melalui pendekatan persuasif di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, BRIPKA Ahmadi, yang berhasil memediasi persoalan dugaan pencurian buah kelapa melalui metode problem solving.
Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Rabu (2/9/2026), dengan mempertemukan kedua belah pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut.
Proses penyelesaian dipimpin langsung oleh Lurah Tande bersama Bhabinkamtibmas BRIPKA Ahmadi, Babinsa, serta Kepala Lingkungan. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan dan keterangannya masing-masing guna mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.
Pendekatan problem solving yang dilakukan menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan secara damai tanpa harus berlanjut ke proses yang lebih panjang.
Setelah melalui proses mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan maupun tindakan yang dapat memicu kembali perselisihan.
Bhabinkamtibmas BRIPKA Ahmadi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan sebagai mediator dalam membantu warga menyelesaikan berbagai persoalan secara bijak dan humanis.
Melalui langkah tersebut, diharapkan hubungan kedua belah pihak kembali harmonis serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kelurahan Tande tetap aman dan kondusif. (*)
