MAJENE – Upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap hak asasi manusia (HAM) sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja terus dilakukan jajaran Polsek Banggae Polres Majene.
Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene Aipda Henri Suseno bersama pemerintah kelurahan memberikan sosialisasi kepada siswa dan siswi SMPN 4 Majene, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat sejumlah isu penting yang dinilai dekat dengan kehidupan pelajar, mulai dari Sadar HAM, bahaya pergaulan bebas, pernikahan dini hingga penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan itu, Aipda Henri Suseno mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia juga mengingatkan siswa agar menjauhi narkoba, pergaulan bebas, pernikahan dini dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Selain itu, para pelajar diminta untuk disiplin menaati tata tertib sekolah serta mematuhi aturan lalu lintas saat berada di jalan raya.
"Pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, jangan sampai masa depan kalian rusak akibat salah memilih pergaulan. Hindari narkoba, pergaulan bebas dan kenakalan remaja, serta fokus belajar untuk meraih cita-cita," pesan Aipda Henri.
Tak hanya menyangkut kehidupan pribadi, edukasi tersebut juga mendorong para pelajar untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah.
Aipda Henri meminta siswa dan siswi SMPN 4 Majene tidak ragu menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengalami persoalan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.
"Jika menemukan permasalahan di lingkungan sekitar, jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada guru, orang tua atau Bhabinkamtibmas agar dapat segera dicarikan solusi bersama," ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMPN 4 Majene, Wakil Kepala Sekolah, Lurah Lembang, penggerak HAM serta perwakilan siswa dan siswi SMPN 4 Majene.
Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap edukasi sejak usia sekolah dapat membentuk karakter pelajar yang lebih disiplin, sadar akan hak dan kewajibannya, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (*)
