Luwu Utara – Di tengah gelombang efisiensi anggaran yang menuntut pemerintah daerah untuk memutar otak lebih cermat, angin segar justru berhembus di kalangan ASN di daerah Kabupaten Luwu Utara.

Bupati Andi Abdullah Rahim memastikan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah demi menjaga kualitas pelayanan publik di Bumi La Maranginang.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Andi Abdullah Rahim dalam berbagai kesempatan. Baginya, kesejahteraan pegawai dan kualitas pelayanan masyarakat adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. 

Menurutnya, ASN yang diperhatikan kesejahteraannya diyakini akan mampu mendedikasikan diri sepenuhnya sebagai abdi negara yang profesional, responsif, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kepastian ini turut diperkuat melalui pesan langsung yang dibagikan oleh Bupati Andi Abdullah Rahim melalui akun media sosial resminya di Facebook baru-baru ini.

“Update penting buat seluruh ASN Luwu Utara! Pencairan TPP sedang kita percepat prosesnya di Pemda. Tetap tenang, kawal terus informasinya, dan pastikan semangat melayani warga tetap gas pol!" tulis Andi Rahim.

Pernyataan Bupati ini sontak disambut positif ASN. Di tengah dinamika fiskal yang penuh dengan tantangan, langkah proaktif yang diambil Bupati ini membuktikan keberpihakan nyata terhadap kesejahteraan pegawai tanpa mengendurkan standar kinerja pelayanan publik.

Dengan proses pencairan yang saat ini tengah digenjot oleh jajaran Pemda Luwu Utara, para ASN diharapkan dapat semakin termotivasi untuk menjalankan tugas administratif maupun pelayanan masyarakat dengan energi penuh dan integritas tinggi. (LHr)