Luwu Utara — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) di Kabupaten Luwu Utara tahun ini menghadirkan nuansa berbeda. Jika di beberapa daerah, bupati atau wakil bupati yang bertindak sebagai pemimpin upacara atau inspektur upacara (irup), maka di Luwu Utara, Kapolres bertindak sebagai irup-nya.

Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Kamis (1/10/2026), Kapolres Luwu Utara, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, S.I.K., M.H., membingkai momen bersejarah bagi dirinya untuk pertama kalinya memimpin jalannya upacara Hari Kesaktian Pancasila di daerah berjuluk Bumi La Maranginang.

Kehadiran perwira menengah kepolisian dengan balutan seragam dinas lengkap tersebut menarik perhatian peserta upacara, karena kehadirannya sekaligus menandai babak baru sinergi antara pemda dan forkopimda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan ideologi bangsa di Kabupaten Luwu Utara.

Upacara yang mengusung tema penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai filter pemersatu bangsa ini berlangsung khidmat. Seluruh entitas pemerintah daerah hadir yang terdiri dari para pejabat dan ASN, termasuk unsur TNI dan Polri. Mereka semuanya mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh disiplin.

Turut hadir dalam upacara kali ini, Wakil Bupati Jumail Mappile, jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah (PD), para pejabat utama TNI dan Polres. Kehadiran para pimpinan daerah ini mencerminkan soliditas yang kuat antar-instansi dalam merawat persatuan nasional.

Pada momentum bersejarah ini, Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai lambang atau hafalan di atas kertas, tetapi juga sebagai sebuah falsafah hidup yang harus terus dihidupkan dalam kerja-kerja yang nyata, utamanya dalam melayani masyarakat. 

Nilai-nilai esensial upacara kali ini tercermin dari semangatnya para peserta upacara, serta begitu khidmatnya upacara Hari Kesaktian Pancasila ini berjalan. 

Momen debut AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi sebagai Irup di hari besar nasional ini dinilai menjadi sinyal positif atas komitmen Polres Luwu Utara dalam memperkuat kerja sama lintas sektor bersama Pemda dan Forkopimda.

Sebagai pemimpin baru di korps Bhayangkara Luwu Utara, langkah ini menunjukkan kedekatan institusi kepolisian dengan pemda dalam upaya mengawal stabilitas keamanan wilayah, terkhusus dalam menghadapi dinamika sosial dan pembangunan daerah ke depan.

Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, kepemimpinan baru di Polres Luwu Utara diharapkan mampu membawa angin segar bagi terciptanya rasa aman, harmonis, dan kondusif bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Luwu Utara. (LHr)