Luwu Utara — Kejuaraan Pencak Silat Antarpelajar se-Kabupaten Luwu Utara Bupati Cup II Tahun 2026 menjadi saksi lahirnya bintang-bintang baru dari gelanggang olahraga bela diri.

Sebanyak 7 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 68 Luwu Utara sukses mencuri perhatian publik lewat penampilan gemilang mereka pada kejuaraan yang berlangsung 15 - 18 Oktober 2026 di Gedung Olahraga Sentra Bisnis Masamba.

Meski berstatus sebagai pendatang baru yang baru pertama kali mencicipi atmosfer kompetisi resmi, tujuh siswa SRT 68 ini tampil tanpa beban dan tanpa rasa canggung. 

Hebatnya lagi, persiapan mereka terbilang sangat singkat. Mereka hanya berlatih intensif selama beberapa bulan menjelang kejuaraan Bupati II 2026 digulirkan.

Di bawah bimbingan pelatih dan dukungan penuh pihak sekolah, tujuh siswa pemberani ini sukses membuktikan bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan mental juara mampu meruntuhkan batasan waktu persiapan. 

Mereka sukses memborong total tujuh medali dari berbagai kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, dengan rincian 2 medali emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu.

Keberhasilan ini bukan datang begitu saja. Kejuaraan Bupati Cup II Tahun 2026 sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi yang diikuti 362 pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Luwu Utara.

Tingginya antusiasme peserta membuat persaingan di setiap kategori kelas menjadi sangat ketat, dan sangat menguras tenaga, sehingga pertandingan begitu kompetitif.

Bagi SRT 68 Luwu Utara, keikutsertaan ini awalnya dipandang sebagai ajang perkenalan saja dan mencari pengalaman bertanding bagi para siswa. 

Namun, tekad yang kuat serta fokus tinggi yang ditunjukkan anak-anak didik selama sesi latihan berbuah manis. Atas capaian ini, Kepala SRT 68 Kabupaten Luwu Utara, Nasran, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini.

“Persiapan anak-anak memang terbatas, hanya beberapa bulan saja menjelang kejuaraan. Fokus utama awalnya membentuk mental bertanding dan disiplin dasar anak-anak,” beber Nasran.
“Namun, semangat juang mereka di atas matras benar-benar di luar dugaan kami. Alhamdulillah, mereka bertarung dengan hati dan berbuah sukses,” sambung Nasran penuh haru.

Capaian fenomenal ini tidak hanya mengharumkan nama SRT 68 Luwu Utara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah yang lain bahwa bakat besar dapat diasah kapan saja, asalkan ada wadah, kemauan keras, dan bimbingan yang tepat.

Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa pembinaan karakter dan fisik melalui olahraga pencak silat di tingkat pelajar di Luwu Utara terus melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang siap berlaga di level yang lebih tinggi di masa depan. (LHr)

Berikut 7 Siswa SRT 68 Luwu Utara yang Berhasil Meraih Medali:

1. Muhammad Akram, Juara I Kelas D Putra Pra-Remaja

2. Muhammad Heri, Juara I Kelas A Putra Pra-Remaja

3. Yusri, Juara II Kelas C Putra Pra-Remaja

4. Sulkifli, Juara III Kelas G Putra Pra-Remaja

5. Zulkifli, Juara III Kelas I Putra Pra-Remaja

6. Muhammad Alif, Juara III Kelas D Putra Pra-Remaja

7. Amanda, Juara III Kelas F Putri Pra-Remaja